Worlds 2018: Saat Sejarah Baru Tercetak di Turnamen LOL Paling Bergengsi

2 weeks ago 0 Comments 275 views

 

Tidak perlu dipungkiri, League of Legends merupakan salah satu game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) yang paling menonjol dalam persaingan MOBA modern. Sebagai buah kreasi dari developer Riot Games, League of Legends mengambil inspirasi dari MOD game Warcraft III buatan Blizzard, Defense of the Ancients. Dengan model permainan free-to-play dan gameplaynya yang casual serta user-friendly, League of Legends berkembang menjadi salah satu game online terlaris di dunia. Sebagai bukti, pada tahun 2016, Riot Games mencatat ada sekitar 100 juta pemain aktif per bulan di game tersebut, dimana tidak banyak game online yang berhasil meraih pencapaian itu. Popularitasnya juga konsisten berkat dukungan update konten berkala dari Riot Games yang senantiasa membuat League of Legends tetap ramai dimainkan.

Worlds 2018: Saat Sejarah Baru Tercetak di Turnamen LOL Paling Bergengsi

Konten esportsnya juga tidak jauh berbeda, dimana turnamen-turnamen League of Legends kerap kali menjadi salah satu tontonan hangat di antara para penggemar esports. Bersama dengan Dota 2 dan Counter Strike: Global Offensive, League of Legends menjadi cabang esports yang paling diminati. Sekali lagi, esports dari League of Legends bisa berkembang berkat dukungan yang apik dari sang developer, yang menyelenggarakan beberapa LCS (League Championship Series) di region-region berbeda (Eropa, Amerika Serikat, China, Korea dan lain-lain). Dan di akhir tiap musim kompetitif, liga-liga tersebut ditutup oleh Worlds Championship, dimana tim-tim profesional League of Legends terbaik dari seluruh dunia berkumpul demi memperebutkan prize pool raksasa dan titel juara dunia.

Worlds 2018: Saat Sejarah Baru Tercetak di Turnamen LOL Paling Bergengsi

Berbanding terbalik dengan Counter Strike: Global Offensive yang dikuasai oleh tim-tim dari wilayah Eropa dan CIS, League of Legends justru didominasi oleh tim-tim dari daratan Asia, khususnya Korea. Tercatat, dari 8 kali penyelenggaraan turnamen Worlds Championship, sudah 5 kali tim LOL dari Korea menjuarainya dan dua kali menjadi runner-up. Selain itu, tim SK Telecom T1 dari Korea menjadi tim tersukses di sejarah Worlds Championship dengan menjuarainya 3 kali, sebuah rekor yang belum pernah dipecahkan oleh tim mana pun.

Walaupun begitu, turnamen Worlds tahun lalu diwarnai dengan kejutan dimana SK Telecom T1 ditaklukkan oleh tim Korea lain Samsung Galaxy di partai Grand Final dengan skor telak 3-0. Kekalahan tersebut merupakan kali pertama SK Telecom T1 dikalahkan di partai Grand Final dan gagal menjadi juara untuk yang keempat kalinya. Semua orang pun menganggap bahwa “dinasti” SK Telecom T1 telah berakhir dan berandai-andai bagaimana masa depan esports League of Legends. Tidak banyak yang tahu bahwa Worlds Championship 2018 justru menyimpan jauh lebih banyak kejutan lagi.

Sebagai awalan, SK Telecom T1 tidak menghadiri turnamen tahunan tersebut karena hasil yang buruk di Liga LOL Korea (LCK). Selain itu, dua unggulan utama dari Worlds Championship 2018, yaitu tim Royal Never Give Up asal China dan KT Rolster asal Korea gugur di babak 8 besar melawan tim non unggulan, G2 Esports dan Invictus Gaming. Selain itu, di Worlds Championship 2018 untuk pertama kalinya  tidak ada perwakilan Korea di babak semifinal, karena gugurnya Afreeca Freecs di babak 8 besar, senasib dengan KT Rolster.

Babak semifinal dari Worlds 2018 juga membawa suasana baru jika dibandingkan dengan turnamen-turnamen Worlds Championship sebelumnya. Pasalnya, 3 diantara kontestan semifinal merupakan tim dari wilayah barat, yaitu Fnatic dan G2 Esports asal Eropa dan Cloud9 asal Amerika Serikat. Para peminat esports LOL pun memprediksi bahwa tahun ini wilayah barat akan membawa pulang titel juara setelah sekian lama.

Namun sayang, Invictus Gaming berhasil membelokkan prediksi-prediksi tersebut. Satu-satunya wakil yang tersisa dari Cina tersebut berhasil mengalahkan tim G2 Esports dan Fnatic dengan skor telak 3-0 pada partai semifinal dan Grand Final. Hasil tersebut pun mengantarkan tim Invictus Gaming menjadi juara Worlds Championship 2018, sekaligus mencetak sejarah sebagai tim profesional LOL pertama asal Cina yang menjuarai turnamen bergengsi tersebut. Penampilan mereka yang nyaris sempurna di tiap match menuai pujian dari berbagai pihak.

Hasil tersebut pun membuat publik bertanya-tanya, apakah sekarang tanda dimulainya dominasi Cina di ranah kompetitif League of Legends? Apalagi mengingat fakta bahwa timnas LOL Cina berhasil meraih medali emas pada cabang eksebisi esports League of Legends di event Asian Games 2018 lalu. Kita lihat saja nanti!!

 

You may also like
Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi