UP – Ini Dia Daftar Game Esports Resmi di Asian Game 2018

6 months ago 0 Comments 97 views

Suasana Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di kota Jakarta dan Palembang, Indonesia, akan berbeda dari perhelatan pesta olahraga empat tahunan Asia pada tahun-tahun sebelumnya. Alasannya, untuk pertama kalinya game esports akan diperlombakan di Asian Games.

Berdasarkan informasi dari ligagame.tv, situs berita esports Indonesia milik Ketua Umum IeSPA (Indonesian Esports Asosiation), Eddy Lim, ada 6 (enam) game yang akan dipertunjukkan di Asian Games. Hanya saja, untuk acara tahun 8 2018, esports akan hadir sebatas eksibisi atau hanya didemonstrasikan ke masyarakat. Esports baru akan memperebutkan medali pada Asian Games 2022.

Enam game yang lolos seleksi Federasi Esports Asia (AeSF) untuk dipertandingkan di Asian Games, seperti yang tertulis di ligagame.tv berdasarkan Technical Handbook yang diberikan AeSF kepada para komite olimpiade setiap negara, yaitu League of Legends (LoL), Arena of Valor (Garena AoV), Pro Evolution Soccer (PES), Clash Royale, Hearthstone dan StarCraft.

Di bawah ini adalah deskripsi singkat dari setiap game di Asian Games 2018.

League of Legends

Siapa yang tidak kenal dengan game bergenre real-time strategy (RTS) atau MOBA yang dibuat oleh Riot Games ini. Dimainkan oleh lebih dari 70 juta orang di seluruh dunia, League of Legends adalah game yang sangat kompetitif.

Suasana esports dari game online PC ini sangat sehat, apalagi kompetisi tingkat dunia dari game ini, bertajuk The World, menawarkan hadiah yang sangat fantastis sebesar 1 juta Dolar Amerika. Tujuan dari game ini adalah untuk menghancurkan menara utama di markas tim lawan.

IeSPA pernah mengirim kontingen untuk bertanding pada turnamen League of Legends di IESF World Championship 2015, dengan para atlet dari tim yang berbeda, yaitu Vallent "apple" Novianto, Ryan "godNayr" Prakasha, Yehezkiel "Phoenix" Patric, Vandy "Luffy" Nugraha, dan Bayu "cruzher" Putera.

Arena of Valor

Rilis pertama kali di Tiongkok dengan nama Honor of King. Di Indonesia, awalnya mobile game bergenre MOBA (analog) ini diluncurkan oleh Garena Indonesia dengan nama Mobile Arena.

Tidak lama pasca rilis, game ini pun berubah nama menjadi Arena of Valor untuk penyeragaman nama untuk keperluan turnamen esports tingkat dunia. Gameplay-nya sendiri mirip LoL, namun dengan penyesuaian agar lebih mudah dimainkan di perangkat mobile, baik di Android dan iOS.

Tentang suasana esports-nya, Arena of Valor ini punya penggemar yang sangat antusias yang hampir merata di seluruh dunia. Tampil dalam balutan grafis yang memukau, seharuanya kompetisi mobile game ini layak dan seru untuk disaksikan pada perhelatan Asian Games.

Pro Evolution Soccer

Konami adalah pengembang dari game bergenre sports multi-platform ini. Berbeda dari game sejenis, Pro Evolution Soccer punya gaya permainan cepat yang disukai oleh para pemainnya.

Di wilayah Asia, khususnya Indonesia, game yang mempertemukan banyak klub besar dan menghadirkan para bintang lapangan hijau dari liga dunia ini pun sangat digemari.

Clash Royale

Sejujurnya, penulis kurang mengetahui esports dari mobile game buatan supercell ini. Hanya saja, sudah mulai banyak pertandingan yang diselenggarakan untuk Clash Royale.

Komunitas gamer Clash Royale bisa dibilang cukup besar di seluruh dunia sehingga menjadikannya layak untuk diakui sebagai esports.

Nanti kita saksikan, seseru apa sih sambutan gamer terhadap mobile game yang tersedia di Google play dan App Store ini di Asian Games 2018.

Hearthstone

Card battle buatan Blizzard ini diadaptasi dari franchise World of Warcraft. Populatitas serta besarnya komunitasnya tidak perlu dipertanyakan lagi.

IeSPA juga sempat mengirim perwakilannya untuk bertanding pada turnamen Hearthstone di IESF World Championship 2015, dengan atlet bernama Danu Priyatmoko.

StarCraft

Game bergenre RTS buatan Blizzard ini adalah biangnya esports, mengingat StarCraft pertama kali rilis pada tahun 1998. StarCraft punya penggemar yang sangat besar di Korea Selatan.

Saking tingginya antusias gamer terhadap game ini, kompetisinya yang bertajuk Starleague ditayangkan di 2 (dua) saluran televisi game besar, yaitu Ongamenet dan MBCGame, yang disaksikan oleh jutaan pemirsa.

StarCraft juga menjadi kompetisi favorit pada perhelatan pertama World Cyber Game (WCG) tahun 2000. Jadi, tidak aneh jika StarCraft masuk dalam jajaran esports yang bakal dipertandingkan di Asian Games.

***

Asian Games adalah multi-sports event yang diperuntukkan bagi atlet dari negara-negara Asia. Acara ini diselenggarakan setiap empat tahun sekali. Pada tahun 2018, Asian Games yang ke-18 digelar di Indonesia, tepatnya Jakarta dan Palembang, dengan slogan "Energy of Asia". Asian Games 2018 diselenggarakan pada tanggal 18 Agustus 2018.

Source From:http://www.radarempoa.com/2018/05/daftar-game-esports-asian-games-2018.html

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi